Periksa Kadinsos Bandung Barat, KPK Dalami Penerimaan Gratifikasi Aa Umbara Komentar:
Kompas.com - 08/07/2021, 10:52 WIB Bagikan: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATBupati nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Sutisna berjalan memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/6/2021). KPK memeriksa Aa Umbara Sutisna terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana atau Bansos pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima orang saksi dalam kasus yang menjerat Bupati Nonaktif Bandung Barat, Aa Umbara pada Rabu (7/7/2021).
Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat tahun 2020.
Ekonom: Lonjakan kasus COVID bakal perlemah pertumbuhan kredit antaranews.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from antaranews.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.
Pandemi, Ekonomi Nirsentuh dan Ekonomi Digital
Ilustrasi internet - Bisnis.com Aspirasi Share :
Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2021 terhadap triwulan I-2020 mengalami kontraksi sebesar 0,74% (yoy). Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh -2,19% (yoy), kondisi perekonomian nasional sudah menuju perbaikan. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam periode yang sama mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,14% (yoy). Capaian tersebut relatif lebih baik dibanding Jawa -0,83% (yoy) maupun nasional -0,74% (yoy).
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kinerja Lapangan Usaha (LU) Informasi dan Komunikasi 31,91% (yoy) berdasarkan struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DIY. Akselerasi pertumbuhan LU Informasi dan Komunikasi ini sejalan dengan masih berlangsungnya berbagai kegiatan berbasis online. Kenaikan perbaikan LU Pertanian terjadi karena statistical based effect pergeseran pola tanam triwulan I-2020 ke triwulan II-2020. Panen raya kembali ke Triw
Mencermati Pertumbuhan Ekonomi NTT Q1-2021
Terdapat tanda pemulihan ekonomi NTT pada kuartal 1 (Q1) tahun 2021. Saat pertumbuhan ekonomi nasional (Q1-2021) negatif 0,74 persen
Jumat, 25 Juni 2021 09:26 Editor: Kanis Jehola
Oleh: Frits O Fanggidae (Dosen Fakultas Ekonomi UKAW Kupang)
POS-KUPANG.COM - Terdapat tanda pemulihan ekonomi NTT pada kuartal 1 (Q1) tahun 2021. Pada saat pertumbuhan ekonomi nasional (Q1-2021) negatif 0,74 persen, pertumbuhan ekonomi NTT, bersama sembilan provinsi lainnya positif, betapapun angka pertumbuhan ekonomi yang dicapai NTT baru sebesar 0,12 persen atau peringkat kesembilan dari 10 provinsi yang bertumbuh positif.
Apakah sinyal pertumbuhan ekonomi positif ini akan berlanjut pada Q2-2021, kita tunggu rilis BPS NTT pada awal Juli 2021.