Polri menyatakan nama buronan Harun Masiku tak muncul di situs Interpol merupakan permintaan penyidik gabungan menangani perkara tersangka kasus suap Komisioner KPU tersebut. Penyidik gabungan itu terdiri dari Polri, Kejaksaan dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).