Jokowi Minta Perwira TNI-Polri Lindungi Pancasila dari Gempuran Ideologi Luar
Diperbarui 13 Jul 2021, 10:43 WIB
4.7k
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, tugas dan tanggung jawab perwira TNI dan Polri sangat besar dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya, melindungi Pancasila dari gempuran ideologi luar. Saudara-saudara harus terus melindungi pancasila dari gempuran ideologi dari luar, harus menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga toleransi terhadap perbedaan antar anak bangsa, harus terus menjaga persatuan dalam keragaman Indonesia, ujar Jokowi saat melantik perwira remaja TNI-Polri di halaman Istana Merdeka Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga
Lantik Perwira TNI-Polri, Jokowi: Tanggung Jawab Saudara Sangat Besar
Diperbarui 13 Jul 2021, 09:27 WIB
17
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik 700 perwira remaja TNI-Polri dalam upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri, Selasa (13/7/2021). Pelantikan digelar di halaman Istana Merdeka Jakarta, pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan pantauan dari Youtube Sekretariat Presiden, upacara dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat karena situasi pandemi Covid-19. Hanya penerima Adhi Makayasa saja yang hadir langsung dalam pelantikan ini sementara perwira lainnya mengikuti upacara secara virtual.
Septian Pasaribu dan Always Giving Hamonangan Terima Adhi Makayasa 2021, Ini Pesan Presiden Jokowi
Para perwira yang hadir langsung dalam upacara tersebut yakni perwira yang menerima Adhi Makayasa. Perwira lainnya mengikuti secara virtual.
Selasa, 13 Juli 2021 10:41 Editor:
Sekretariat Presiden
Empat perwira remaja TNI-Polri menerima anugerah Bintang Adhi Makayasa di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Sebanyak 700 perwira remaja TNI-Polri dilantik dalam upacara Prasetya Perwira ini.
Para perwira yang hadir langsung dalam upacara tersebut yakni perwira yang menerima Adhi Makayasa. Sementara itu, perwira lainnya mengikuti secara virtual.
Untuk tahun ini, Adhi Makayasa diberikan kepada Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar) Septian Haryono Pasaribu dari Akademi Angkatan Darat (AAD), Sermatutar Always Giving Hamonangan Tiris dari Akademi Angkatan Laut (AAL).
Jokowi: Gesekan Antara TNI-Polri Tidak Boleh Terjadi Lagi, Harus Disudahi
Diperbarui 13 Jul 2021, 09:46 WIB
302
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menekankan TNI dan Polri saling bersinergi dalam menjaga keamanan Indonesia. Dia tidak ingin mendengar adanya berita soal gesekan yang terjadi antara prajurit TNI dan anggota Polri di lapangan. Kadang kita masih mendengar berita mengenai gesekan yang terjadi antara prajurit TNI dan anggota Polri. Ke depan, hal ini sudah tidak boleh terjadi lagi, harus disudahi, kata Jokowi saat melantik perwira remaja TNI dan Polri di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Selasa (13/7/2021).