comparemela.com

Village Punch News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

DPUPR Magetan Targetkan Jembatan Bogem Bisa Dilewati Akhir Tahun Ini

DPUPR Magetan Targetkan Jembatan Bogem Bisa Dilewati Akhir Tahun Ini
beritajatim.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from beritajatim.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.

Iwan Fals Tewas Mengambang di Dam Beringin Magetan

Iwan Fals Tewas Mengambang di Dam Beringin Magetan
beritajatim.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from beritajatim.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.

Pemkab Magetan Siapkan Rp 1,2 M untuk Jembatan Bogem

Pemkab Magetan Siapkan Rp 1,2 M untuk Jembatan Bogem
beritajatim.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from beritajatim.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.

6 Fakta Menarik Klaten, Punya Tradisi Unik dan Candi Buddha Terbesar Kedua di Jawa Tengah

6 Fakta Menarik Klaten, Punya Tradisi Unik dan Candi Buddha Terbesar Kedua di Jawa Tengah Diperbarui 21 Jul 2021, 09:10 WIB 11 Liputan6.com, Jakarta - Klaten merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini terletak di antara Solo dan Yogyakarta. Pada 2019, jumlah penduduknya mencapai 1.174.986 jiwa. Mayoritas penduduk di kabupaten ini adalah etnis Jawa. Salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia juga berada di kabupaten ini. Secara administrasi Gunung Merapi juga berada di Klaten. Baca Juga 1. Asal-usul Nama Asal usul nama kabupaten ini mempunyai dua versi berbeda. Versi pertama mengatakan bahwa Klaten berasal dari kata kelathi atau buah bibir . Kata kelathi ini kemudian mengalami perubahan menjadi Klaten. Buah bibir tersebut mengacu terhadap Klaten sebagai daerah yang amat subur sampai menjadi buah bibir.

Saking Banyaknya Temukan Benda Purbakala, Sebuah Desa di Kediri Bikin Museum Sendiri

Saking Banyaknya Temukan Benda Purbakala, Sebuah Desa di Kediri Bikin Museum Sendiri Komentar: Kompas.com - 28/06/2021, 06:51 WIB Bagikan: Sebuah ruangan di balai desa setempat disulap sebagai tempat penyimpanan barang purbakala yang ditemukan warga. Di ruangan itu, terpajang 20 benda purbakala berbagai ukuran, mulai dari gerabah, arca, hingga yoni, yang tertata cukup apik dan sederhana. Pada dinding ruangan bercat putih itu juga terpampang spanduk berisi informasi perihal sejarah Desa Bogem. Adapun pada benda-benda purbakala, terdapat papan kertas berisikan informasi singkat asal usulnya. Adanya kelengkapan informasi itu untuk memudahkan para pengunjung yang datang. Museum itu memang kerap dikunjungi masyarakat, pelajar, bahkan peneliti. Selain untuk warga sekitar, pemerintah desa sengaja membuka musem itu untuk umum, jam operasionalnya mulai Senin hingga Jumat. Pemerintah desa tak memungut biaya tiket masuk museum tersebut.

© 2025 Vimarsana

vimarsana © 2020. All Rights Reserved.