comparemela.com

Page 6 - Premier Pham News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Vietnam Lockdown, Tutup 16 Wilayah : Okezone News

Menurut Reuters, pemerintah mengumumkan pada Sabtu (17/7) jika mereka akan memberlakukan pembatasan perjalanan dua minggu di 16 provinsi selatan mulai Senin (19/7). Pembatasan itu untuk melindungi kesehatan masyarakat, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan. Pemerintah menyatakan 16 wilayah selatan termasuk seluruh Delta Mekong akan menjalani periode jarak sosial 14 hari mulai Senin (19/7) di tengah meningkatnya jumlah infeksi virus corona. Menurut keputusan yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh pada Sabtu (17/7), diantaranya yakni wilayah Binh Phuoc, Tay Ninh, Ba Ria-Vung Tau, dan 13 wilayah Delta Mekong: Can Tho, Tien Giang, Long An, Vinh Long, Dong Thap, Ben Tre, Hau Giang, An Giang, Bac Lieu, Soc Trang , Tra Vinh, Ca Mau dan Kien Giang.

Covid-19 Terus Melonjak, Sydney dan Vietnam Berlakukan Lockdown Lebih Ketat : Okezone News

Pembatasan itu untuk melindungi kesehatan masyarakat, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan. Pemerintah menyatakan 16 wilayah selatan termasuk seluruh Delta Mekong akan menjalani periode jarak sosial 14 hari mulai Senin (19/7) di tengah meningkatnya jumlah infeksi virus corona. Menurut keputusan yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh pada Sabtu (17/7), diantaranya yakni wilayah Binh Phuoc, Tay Ninh, Ba Ria-Vung Tau, dan 13 wilayah Delta Mekong: Can Tho, Tien Giang, Long An, Vinh Long, Dong Thap, Ben Tre, Hau Giang, An Giang, Bac Lieu, Soc Trang , Tra Vinh, Ca Mau dan Kien Giang. Periode jarak sosial akan diberlakukan berdasarkan Arahan 16 dengan peraturan jarak sosial yang paling ketat, mengharuskan orang untuk tinggal di rumah dan hanya keluar untuk kebutuhan dasar seperti membeli makanan atau obat-obatan atau bekerja di pabrik atau bisnis yang diizinkan untuk buka.

Vietnam akan perketat kontrol siaran langsung di media sosial

Vietnam akan perketat kontrol siaran langsung di media sosial Kamis, 15 Juli 2021 08:31 WIB Ilustrasi media sosial. (ANTARA/HO-Pixabay) Jakarta (ANTARA) - Vietnam ingin meningkatkan pengawasan siaran langsung ( live streaming) di media sosial, seperti Facebook dan YouTube, menurut rancangan keputusan pemerintah, dilansir dari AFP, Rabu (14/7). Keputusan pemerintah tersebut diusulkan dua tahun setelah pengenalan Undang-Undang Keamanan Siber yang menginstruksikan perusahaan internet untuk menghapus konten yang dianggap otoritas komunis sebagai racun . Sebelumnya, UU Keamanan Siber Vietnam sempat mendapat kritik tajam dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan para pendukung kebebasan internet yang mengatakan undang-undang itu meniru sensor represif China terhadap internet. Berdasarkan ketentuan keputusan pemerintah, setiap akun media sosial di Vietnam dan memiliki lebih dari 10.000 pengikut harus melapor kepada pihak berwenang. Hanya akun terdaftar yang diizinkan untuk melakukan

© 2025 Vimarsana

vimarsana © 2020. All Rights Reserved.