Sebagai kewajiban konstitusi, negara wajib melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia baik yang di dalam negeri atau sedang bekerja di luar negeri.
Dalam rombongan kali ini, balita ada tiga orang yaitu dua balita laki-laki dan satu perempuan. Jadi total 131 PMIB/WNI, 63 laki-laki dan 68 perempuan, ujarnya. Suhartono mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Kemlu, awalnya data kepulangan kelompok rentan gelombang kedua ini berjumlah 148 orang. Namun, terdapat 10 orang yang gagal terbang karena positif Covid-19. Saat ini masih dalam penanganan karantina di Malaysia, 1 orang lahiran, dan 6 org dikategorikan kontak erat dengan yang positif. Jadi hanya 131 PMIB/ WNI dalam status fit to fly, ujarnya. Suhartono menjelaskan bahwa 131 orang yang dipulangkan berasal dari 17 Provinsi. Terbanyak berasal dari Jawa Timur dan Sumatera Utara sebanyak 36 orang, Jawa Barat 10 orang, dan diikuti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Lampung masing-masing 7 orang.
Kementerian Luar Negeri melaporkan penambahan satu warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang positif Covid-19 dan sejumlah empat orang dinyatakan sembuh.
Kemnaker akan terus mendalami kasus Balai Latihan Kerja Luar Negeri Centeral Karya Semesta Malang terkait perekrutan CPMI. Hal ini sesuai dengan instruksi Menaker.