Barca, Juventus, Madrid Menang Pengadilan Soal Super League CNN Indonesia | Sabtu, 31/07/2021 06:40 WIB Bagikan : Jakarta, CNN Indonesia
European Super League (ESL) pada Jumat (30/7). UEFA diwajibkan membatalkan semua sanksi untuk ke-12 klub pendiri Super League.
Dikutip dari
AP, pengadilan di Spanyol mengabulkan tuntutan Barcelona, Juventus, dan Madrid terkait ancaman dari UEFA mengenai pendirian Super League.
Melalui pernyataan bersama, tiga klub yang masih bertahan untuk mendirikan Super League itu mengatakan UEFA diwajibkan untuk segera mencabut hukuman untuk 12 klub pendiri Super League.
Pilihan Redaksi FC Barcelona, Juventus, dan Real Madrid CF menyambut baik keputusan pengadilan hari ini yang mewajibkan, dengan segera, UEFA untuk membatalkan tindakan yang diambil terhadap semua klub pendiri Liga Super Eropa, demikian pernyataan resmi ketiga klub.
Istri Mendiang McAfee Salahkan Otoritas AS IN
INILAHCOM, Barcelona - Janice McAfee, istri dari mendiang pengusaha teknologi John MacAfee, menyalahkan otoritas Amerika Serikat atas kematian suaminya di penjara di Spanyol beberapa hari lalu.
Dia mengatakan bahwa sang suami meninggal bukan karena bunuh diri dan meminta penyelidikan atas penyebab kematiannya.
Janice McAfee berbicara kepada pers di luar penjara Brians 2 di Barcelona, tempat mendiang suaminya ditahan sejak Oktober tahun lalu. Dia sempat berbicara dengan suaminya beberapa jam sebelum ditemukan meninggal. Kata-kata terakhirnya pada saya aku cinta kamu dan akan menelepon sore nanti . Kata-kata itu bukan dari orang yang berniat bunuh diri, kata Janice McAfee, seperti dilansir Reuters.
JANICE McAfee, istri dari miliarder teknologi AS John MacAfee, menyalahkan otoritas Amerika Serikat atas kematian suaminya di penjara di Spanyol beberapa hari lalu.
Dia mengatakan, McAfee meninggal bukan karena bunuh diri dan meminta penyelidikan atas penyebab kematian suaminya, dikutip dari Reuters.
Janice McAfee berbicara kepada pers di luar penjara Brians 2 di Barcelona, tempat mendiang suaminya ditahan sejak Oktober tahun lalu. Dia sempat berbicara dengan suaminya beberapa jam sebelum ditemukan meninggal. Kata-kata terakhirnya pada saya aku cinta kamu dan akan menelepon sore nanti . Kata-kata itu bukan dari orang yang berniat bunuh diri, kata Janice McAfee seperti dikutip dari Antara, Senin, (28/6/2021). Saya menyalahkan otoritas AS untuk tragedi ini. Karena tuduhan bermuatan politik, suami saya sekarang meninggal, kata dia.
Janice McAfee, janda dari pengusaha teknologi John MacAfee, menyalahkan otoritas Amerika Serikat atas kematian suaminya di penjara di Spanyol beberapa hari .
Sabtu 26 Jun 2021 17:21 WIB Red: Indira Rezkisari
John McAfee, pencipta software antivirus McAfee, tampil melalui konferensi video saat pengadilan ekstradisinya di Madrid, Spanyol, 15 Juni 2021. John McAfee meninggal di penjara sepekan setelahnya. Foto: EPA-EFE/CHEMA MOYA
Istri John McAfee yakin suaminya meninggal bukan karena bunuh diri. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA Janice McAfee, janda dari pengusaha teknologi John McAfee, menyalahkan otoritas Amerika Serikat atas kematian suaminya di penjara di Spanyol beberapa hari lalu. Dia mengatakan McAfee meninggal bukan karena bunuh diri.
Janda McAfee meminta penyelidikan atas penyebab kematian suaminya, dikutip dari
Reuters, Sabtu (26/6). Janice McAfee berbicara kepada pers di luar penjara Brians 2 di Barcelona, tempat mendiang suaminya ditahan sejak Oktober tahun lalu.