NEW YORK -
Saham Didi Global Inc anjlok hingga 25% di awal perdagangan bursa saham AS, pada Selasa. Hal ini karena Pemerintah China memerintahkan perusahaan teknologi untuk dihapus beberapa hari setelah listing senilai USD4,4 miliar di New York.
Cyberspace Administration of China (CAC) memerintahkan aplikasi raksasa ride-hailing tersebut dihapus sementara dari perdagangan karena adanya temuan perusahaan aplikasi ini telah mengumpulkan data pribadi pengguna secara ilegal.
CAC pun mengumumkan penyelidikan keamanan siber ke perusahaan lain yang berbasis di China yang saham induknya terdaftar di AS.
Atas tindakan tersebut, saham Didi Global terakhir diperdagangkan sekitar USD12,24 atau 25,5% di bawah harga debutnya USD16,65 pada 30 Juni.