Amerika Serikat Berikan 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna untuk Indonesia
Amerika Serikat (AS) memberikan 3 juta dosis vaksin Covid-19 Moderna untuk Indonesia.
Senin, 12 Juli 2021 11:54
Penulis:
Dok. Dubes AS untuk Indonesia
Sebanyak 3 juta dosis vaksin Moderna bantuan AS tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (11/07/2021). AS akan menambah 1 juta dosis vaksin lagi untuk Indonesia.
Pemerintah AS akan memberikan satu juta dosis tambahan kepada Indonesia sebagai bagian dari tahap pengiriman vaksin ini.
Pengiriman ini merupakan bagian dari COVAX Advance Market Commitment (COVAX AMC), sebuah inisiatif global untuk mendukung akses adil ke vaksin-vaksin Covid-19 yang aman dan efektif.
Dengan adanya pengiriman ini, maka Indonesia telah menerima lebih dari 11,2 juta dosis vaksin melalui COVAX AMC.
AS Berikan 4 Juta Dosis Vaksin Moderna untuk Indonesia lewat COVAX : Okezone Nasional
okezone.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from okezone.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.
AS Beri 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna untuk Indonesia Melalui COVAX
waspada.co.id - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from waspada.co.id Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.
Gus Hilmy Apresiai Pemerintah Jepang yang Berikan 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19
tribunnews.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from tribunnews.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.
Sabtu 26 Jun 2021 09:30 WIB
Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle
Ceng Shou Yi/NurPhoto/picture alliance
Jepang juga akan menyumbang vaksin ke Vietnam, Indonesia, Malaysia dan negara lain. Jepang akan mengirim 2 juta dosis tambahan vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Taiwan dan Vietnam. Selain itu, Jepang juga tengah mengatur pengiriman masing-masing satu juta dosis ke Thailand, Malaysia, Indonesia dan Filipina. Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, mengumumkan langkah tersebut pada hari Jumat (25/06) dalam konferensi pers di Tokyo, demikian laporan media Central News Agency yang dikelola pemerintah Taiwan. Kampanye vaksinasi di Taiwan dimulai pada 22 Maret tetapi berjalan lambat karena kurangnya dosis dan karena pada saat itu, Taiwan berhasil menahan laju sebaran virus dan memiliki sedikit kasus infeksi.